Filosofi (ARTI) Lambang PPT
1.Segi tiga Berdiri : Pendirian yang Teguh
Lambang PPT berbentuk segitiga berdiri Ukuran garis sisi bawah di banding garis sisi samping (kanan/kiri) adalah 3x4 (Tiga Banding empat). Karenanya Lambang PPT letaknya selalu berdiri dan tidak bisa di letakkan dengan posisi miring ke salah satu sisinya. Suatu tampilan yang menggambarkan keteguhan dan kepastian sebagaimana termaktub takrif Santri.
2. Warna Dasar Hijau : Keadilan
Warna lambang PPT yang ditetapkan adalah warna dasar hijau sebagai lambang keadilan dan kejujuran dalam berbicara dan bersikap, Santri harus senantiasa memegang prinsip keadilan dan kejujuran.
3. Satu bintang di atas : Cita-cita Yang Teguh
Cita-cita adalah nilai hidup seseorang, Cita-cita menumbuhkan semangat perjuangan pada setiap orang, dalam diri Santri harus tertanam jiwa perjuangan untuk menegakkan cita-cita kebenaran
4. Sepuluh bintang : Faham Ahlussunnah wal-Jamaah Dan Penerus Dakwah Wali Songo
Satu bintang paling atas menggambarkan kedudukan Nabi Muhammad SAW.
Sembilan bintang di bawahnya adalah melambangkan Wali Songo, yaitu para Ulama’ yang paling besar perannya menyebarkan agama Islam di Nusantara. Sudah masyhur bahwa mereka menganut Faham Ahlus Sunnah wal-Jama’ah, di bidang Fiqh mengikuti Madzhab Empat (Syafi’ie, Maliki, Hanafi dan Hanbali) di bidang Aqidah mengikuti Madzhab Imam Abi al-Hasan al-Asy’ari dan Imam Abu Manshur al-Maturidi, sedangkan dalam Tashawuf mengikuti Madzhab Abu Hamid al-Ghazali dan Imam Junaid al-Baghdadi.
Dengan demikian, bisa dikatakan santri adalah penerus dakwah Wali Songo.
5. Dua Menara beserta Kubah di Atas Dunia : Sifat Kepemimpinan yang Tegas dan kedepankan kebersamaan.
Dua Menara yang menjulang tinggi bersama Kubah di atas bumi merupakan simbol pemimpin yang berdiri tegak dengan prinsipnnya, memimpin dunia dengan beraneka ragam etnis, budaya, latar belakang, dan kondisi yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lain, dan senantiasa berubah dari waktu ke waktu, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dalam kepemimpinan.
6. Gunung Menjulang di atas bumi : Pesantren Sebagai Tiang Agama
Perkembangan Islam di Nusantara tidak lepas dari peran Pesantren yang diasuh oleh Para ulama’, oleh karena itu Pondok Pesantren merupakan tiang agama agar tidak goyah, sebagaimana gunung menjadi paku Bumi agar tidak goyang.
7. Sebuah kitab terbuka : Ketekunan Pada Kitab Salaf
Pondok Pesantren Todungih didirikan dengan prinsip mengajarkan serta menekuni kitab-kitab Salaf, yaitu hazanah keilmuan yang bersubtansi pada metodologi pemahaman islam pada era tiga generasi pertama ( Sahabat, Tabi’in dan tabi’it Tabi’in) terlepas dari Preode kitab itu di tulis (tanpa memandang Zaman).
8. Pita Putih Bertuliskan SANTRI : sifat menerima
Pita adalah sehelai kain yang lembut dan lentur. hal itu melambangkan sikap dan jiwa terbuka ,mudah menerima saran, kritik ,pendapat dan nasihat yang datang dari manapun.
9.Tulisan SANTRI pada pita : insan dengan triologi yaitu,
1) INSAN yang iman.
2) INSAN yang islam,
3) INSAN yang ihsan
Tiga hal ini merupakan keseluruhan ajaran yang di bawa oleh Rasulullah Muhammad SAW dalam bahasa lain, biasa di sebut dengan istilah Akidah, Syariah dan Akhlak. Santri harus memegang tiga prinsip itu sekaligus. Tidak boleh mengabaikan salah satunya, karena tiga hal itu satu kesatuan yang saling terikat.
10. Garis tipis Meliputi Segitiga : Akhlakul Karimah
Lambang PPT seluruhnya bergaris tipis dan halus. Hal ini sebagai simbol Akhlak al-Karimah atau budi pekerti yang mulia. Di samping prinsip yang teguh dan pendirian yang tegas, Santri harus memegang teguh nilai-nilai etika, mengedepankan sikap ramah dan santun, serta memandang setiap persoalan dengan jernih.