1. Kita kurang mengandalkan Allah SWT.
2. Kurang bisa mengambil pelajaran atau peringatan dari sejarah. Kalau kita tahu dan mengambil pelajaran dari sejarah Islam, setelah meninggalnya Rasulullah SAW islam semakin maju, bisa memerangi orang-orang murtad, bisa menaklukkan Persia, menaklukkan Kostantinopel dan kemenangan lainnya.
3. Kalau saya dalam menjadi pengasuh punya perasaan “Kalau saya tidak ada, maka pendidikan di Pondok Pesantren Todungih akan mundur”, ini perasaan sombong namanya
Kunci
kemajuan itu sebagaimana hikmah yang disampaikan Sayyidina Ali “Haqqun bi-ghoiri
ndhomin yaghlibuhu bathilun bi-nidhomin. Artinya,
(Terkait kematian seorang tokoh) Nabi Muhammad SAW bersabda “ (1)
Artinya:
Kehidupanku baik bagi kalian, Aku berbicara kepada kalian, begitu pun kalian dapat berbicara kepadaku. Dan kematianku juga membawa kebaikan bagi kalian, amalan-amalan kalian akan ditampakkan kepadaku, jika amalan-amalan kalian baik, maka aku akan memuji kalian, dan apabilan amalan-amalan itu jelek, maka aku akan memintakan ampun bagi kalian
Kita
lihat kenyataannya, Pondok Pesantren Todungih semakin maju, ini karena
kerjasama (bukan karena saya Pengasuhnya).
Maka
kita ini harus maju, melangkah melanjutkan perjuangan ini, walaupun figurnya
meninngal..!
Allah SWT berfirman
وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ ٱلرُّسُلُ ۚ أَفَإِن مَّاتَ أَوْ قُتِلَ ٱنقَلَبْتُمْ عَلَىٰٓ أَعْقَٰبِكُمْ ۚ وَمَن يَنقَلِبْ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ فَلَن يَضُرَّ ٱللَّهَ شَيْـًٔا ۗ وَسَيَجْزِى ٱللَّهُ ٱلشَّٰكِرِينَ
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. Ali ‘Imran Ayat 144
_________
(1) Berkaitan dengan kematian seorang tokoh
_________
Ket. Taujihat ini disampaikan dalam acara Rapat Pleno Semester I, bulan Shofar, Tahun Ajaran 1441-1442 H. Setelah itu beliau tidak pernah memberikan taujihat lagi. Dan enam bulan setelah itu beliau wafat di bulan Rajab 1442.
Bisa diambil kesimpulan, setelah beliau sudah tiada maka kita tidak boleh kendor, terus semangat melangkah melalui sistem yang sudah dibangun sejak dulu sampai saat ini, sistem yang sudah dirancang oleh Pengurus bersama Majelis Keluarga PPT. Asalkan kita jalankan sistem itu! siapapun Pengasuhnya insyaallah Todungih akan terus maju