Umar bin Abdul Aziz merupakan salah satu imam yang disepakati keadilannya. Imam as-Suyuti menganggap beliau termasuk Mujaddid pertama dalam Islam. Bagaimana tidak, beliau melakukan hal-hal yang begitu signifikan dalam kepemimpinannya. ada dua hal penting yang dilakukan oleh beliau. Pertama menyebarkan ulama ke setiap penjuru untuk mengajari dan mendidik umat sekaligus menyebarkan agama. ada sepuluh tabi’in yang beliau tugas menuju Afrika untuk mengajari fiqih dan Ilmu agama-agama yang lain. Kedua beliau memerintah untuk menulis dan membukukan ilmu. Dalam suatu riwayat di jelaskan bahwa Umat mengirim surat kepada Abu Bakar Muhammad bin Amr bin Hazam untuk mencatat hadist-hadit Rasulullah atau hadist-hadistnya Sayyidina Umar. Beliau hawatir terhadap pembelajaran ilmu agama dan juga wafatnya para ulama. Dan beliau termasuk pertama kalinya orang yang membukukan hadis.
Menjadi pemimpin tidak membuat beliau hidup mewah. Beliau tetap hidup zuhud. Suatu ketika Raja’ bin Hayawat al-Kindi menginap di rumah Umar bin Abdul Aziz, kemudian lampu yang ada di rumah sang khalifah hamper mati kemudian Raja’ berdiri bermaksud untuk memperbaiki lampu tersebut. Namun oleh Umar di cegah dan beliau meminta Raja’ untuk duduk kembali di tempatnya. Dan Umar membenahi sendiri lampu tersebut hingga membuat Raja’ terheran “ engkau membetulkan sendiri wahai Amirul mu’minin?” beliau menjawab “Dalam keadaan berdiri ataupun duduk saya tetaplah Umar”
Dan juga yang menjadi bukti akan kezuhudan beliau adalah suatu riwayat yang menjelaskan bahwa, Suatu ketika beliau berpidato dan pakaian yang dikenakan baliau begitu sederhana diperkirakan hanya seharga dua belas dirham. Harga yang samgat tidak cocok untuk sekelas pemimpin Umar bin Abdul Aziz. Namun, seperti itulah beliau memilih hidup apa adanya dan zuhud terhadap dunia.
Nama lengkap beliau adalah Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam bin Abil Âs al-Umawi. Ibunya adalah Ummu Ashim binti Âshim bin Sayyidina Umar al-Khattab. Beliau meninggal pada bulan Rajab tahun seratur satu pada waktu berumur empat puluh tahun sedangkan masa khilafah beliau adalah dua setengah tahun. Dalam kitab Syariatullah al-Khalidah Syekh Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani menyebutkan bahwa ketika berita kematian Umar bin Abdul Aziz sampai kepada Hasan Basri, beliau berkata “telah meninggal manusia terbaik”
Di dalam sebuah riwayat Syekh Khotib al-Baghdadi menyebutkan bahwa suatu ketika Umar bin Abdul Aziz melakukan perjalanan. Ketika sampai di tengah jalan beliau menemukan ular hitam yang meninggal, Umar bergegas turun dari kendaraannya dan mengubur ular tersebut. Tiba-tiba terdengar suara. “Wahai orang yang telah memendamku saya pernah mendengar Rasulullah bersabda kepadaku engkau akan mati di padang sahara dan engkau akan dikuburkan oleh orang terbaik pada masa itu” ular itu juga mengatakan bahwa ia termasuk salah satu dari sembilan orang yang telah melakukan baiat kepada Rasulullah dan beliau memberitahukan bahwa dia akan mati di padang sahara dan akan dikubur oleh orang terbaik pada masa itu. Umar bin Abdul Aziz pun menangis hingga membuat beliau hampir jatuh dari kendaraannya seraya berkata pada temannya “Jangan pernah kau ceritakan hal ini kepada siapapun hingga aku mati”
Beliau juga termasuk pemimpin yang sangat bijaksana. Terbukti dalam subuah kitab disebutkan bahwa suatau ketika Jarah bin Abdillah menulis surat kepada Umar bin Abdul Aziz memberitahukan bahwa perangai penduduk khurasan kurang baik dan mereka akan tunduk kalau sudah di hajar dengan pedang ataupun dengan cambuk. Lantar Umar bin Abdul Aziz menepis anggapan itu dan mengatakan pada Jarah bahwa yang dapat memperbaiki mereka adalah keadilan dan kebenaran. Maka sebarkanlah keduanya. Selain itu Beliau termasuk pertama kalinya orang yang menjadi ulama sekaligus umara (Pemimpin)
Abdur rohim